Sunday, October 7, 2007
Jalan Itu Berbatas
Banyak jln utk mendalami spiritualitas.
Begitu luasnya Allah menciptakan jalan dlm hal ini, unlimit.
Teramat luas, krn mmg cakupannya tidak terbatasi oleh apapun.
Hanya Dialah yg mampu membatasi, sebab hanya Dia lah yg tau batasnya.
Tidak dipungkiri, bahwa fitrah manusia adalah sempurna.
Sempurna dalam penciptaan, bkn sempurna dalam zat (esensi kesempurnaan).
Kesempurnaan fitrah manusia adalah dlm batasan ketentuanNya.
Sempurna krn Dia membuktikan kekuasaanNya utk membatasi.
Keterbatasanlah yg membuat fitrah manusia menjadi sempurna.
Terbatas dlm waktu, ruang & kemampuan, krn nya manusia berumur dan tdk boleh sombong (melampaui batas).
Sehingga jln yg 'nampak luas' dlm spiritualitas hakiki, sbenarnya sangat terbatas (layaknya informasi soal ruh yg sangat dibatasiNya).
Terbatas hanya kpd jln yg diridhoiNya diantara jln2 sesat lainnya.
Untuk itulah manusia diciptakan, mencari jln yg diridhoiNya (beribadah).
Dgn kesempurnaan yg dianugrahkanNya, manusia wajib berperan.
Memainkan cerita dalam panggung sandiwara yg jg diciptakanNya.
Sampai batas yg sdh ditetapkanNya.
Dgn kesadaran itulah manusia melangkah, menjalani tugasnya sbg makhluk sempurna.
Memulai langkah2 itu dgn mensyukuri apa yg ada dlm diri sendiri.
Menguak tabir spiritualitas dgn bimbingan & perlindunganNya.
Dgn kesadaran bhw Allah lebih dekat dgn dirinya dari apapun, termasuk kesempurnaan itu sendiri.
Wallahu A'lam...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment