Saturday, May 30, 2009
Dongeng SeKapas
Sekapas berjuluk bersih, ringan mengawang diudara bebas
Bergerak hanya sebatas kehendak angin yang bertiup
Tinggi rendah, jauh dekat, pergi pulang tanpa kesan makna
Luput disadari, selama ini betapa beruntungnya dia
Walau tanpa harap doa dan upaya yang pantas darinya
Masih saja ada angin yang selalu bertiup menerpa
Sejak anjaknya dari induk sepohon bertahun lalu
Konon itu muasal mengapa dia terbuai tinggi dan sombong
Suatu masa, guliran hidupnya segera berubah
Angin yang senantiasa semilir berhenti bertiup
Perlahan berangsur jatuh kebawah, ya... ke tanah
Tanah berdebu yang kotor, bahkan mungkin juga basah
Tahu atau tidak akan dampaknya, dia tetap belum menyadari
Kejatuhan tiada dihindari, tetap tinggi dan sombong
Masih saja tanpa harap doa dan upaya selayaknya
Setelah tiada sapa dan hardik ramah, baru terhenyak kaget
Sekapas bersih telah berubah, bahkan dia pun tak mengenali lagi dirinya
Kala itu julukan perlahan berganti, sesuai dengan duka deritanya
Sejenak tersadar, sekapas bersih itu sudah tiada, usang terpuruk
Terlanjur menjelma hina menjadi sekapas kotor berbau pula
Seketika gejolak besar hadir menghempas sanubari
Segala yang dahulu tak kunjung disadari, hadir menghujam
Bak badai, meluluhlantahkan apa yang diyakini selama ini
Menuai airmata nestapa, mengalir deras membasahi diri
Memupus tinggi dan sombong yang mengakar dalam
Menyadarkan akan apa keliru hidupnya
Dalam jatuh dan rendah kini tahu makna sayap
Dalam kotor dan sepi kini tahu makna arah tujuan
Dalam gelap dan dingin kini tahu makna cahaya
Dalam hina kini tahu ada Yang Maha Mulia
Sang Maha,
Yang Mencipta induk sepohon muasalnya
Yang Mengatur angin arah hidupnya
Yang Melindungi dari kejatuhan masa depannya
Sekapas kotor sadar dan tahu apa yang dibutuhkan
Memohon sayap karena faham guna sayap
Memohon arah tujuan karena faham guna arah tujuan
Memohon cahaya karena faham guna cahaya
Memohon perlindungan karena faham guna perlindunganNya
Tanaman yang layu sakit bersemi subur kembali
Terobati dengan kotoran yang tadinya melekat
Terpupuki dengan harap doa yang jelas
Tersirami dengan daya upaya langgeng senantiasa
Niscaya semerbak berbunga, ranum manis berbuah
Sekapas kotor bersih sudah kini
Bersayap, terbang tinggi dan jauh berarah tujuan
Menjalani hidup selaras kehendak Sang Maha
Bilakah kita?
Saturday, February 28, 2009
Katanya 059
Semua orang berhasil karena merubah dirinya sendiri, bukan semata karena berhasil mengubah orang lain.
KEADAAN sekarang adalah hasil perubahan dari CARA BERUBAH di masa lalu.
Bila kita tidak BAHAGIA dengan cara sekarang, maka kita tidak boleh mengulangi cara-cara lama tersebut.
Bila kita telah berubah dengan cara yang salah, segeralah BERUBAH, gunakanlah cara-cara baru.
Jadilah pribadi yang baru.
Berubah saja tidak cukup.
Tetapi berubah MENJADI APA, dengan CARA APA, untuk TUJUAN APA, mungkin LEBIH PENTING daripada perubahan itu sendiri.
Wacau...
Friday, February 27, 2009
Katanya 058
Pembunuh keberhasilan yang terbesar adalah perasaan sudah sampai.
Kita perhatikan sekeliling kita, dan dengarkan dengan cermat suara bergedebum jatuhnya orang-orang besar dari ketinggian yang tadinya mengagumkan.
Mereka dulu bersusah-payah untuk sampai di atas, tetapi saat ada di puncak, bersikap seperti tidak ada yang perlu diperbaiki lagi, dan mereka tidak bisa lebih salah lagi dari itu.
Jangan sampai Tuhan membiarkan kita untuk merasakan pedihnya penyesalan seperti itu, yang jatuh karena merasa dan berlaku seperti tidak bisa jatuh lagi.
Wacau...
Thursday, February 26, 2009
Katanya 057
Yang kita ketahui sebagai yang harus kita lakukan adalah jalan terpendek menuju keadaan yang kita idamkan.
Sadarkah kita bahwa bila kita mengambil yang lebih panjang, melalui penundaan-penundaan itu, kita sebetulnya sedang hidup dalam kualitas yang seharusnya sudah kita tinggalkan?
Kita tidak harus menunggu persetujuan dari siapa pun untuk melakukan yang seharusnya kita lakukan.
Untuk mencapai keberhasilan itu, kita membutuhkan lebih dari sekedar niat baik dan cita-cita yang tinggi.
Kita harus menindak-lanjuti niat baik dan cita-cita kita dengan bekerja.
Kita tidak pernah terlambat untuk menjadi sebagaimana kita seharusnya menjadi.
Wacau...
Wednesday, February 25, 2009
Katanya 056
Kita tidak boleh bernegosiasi dengan impian kita.
Ber-negosiasi-lah dengan apa yang harus kita lakukan untuk mencapainya.
Tanpa memimpikan keadaan yang lebih baik di masa depan, kita akan kehilangan ketertarikan untuk hidup dengan sepenuhnya.
Wacau...
Tuesday, February 24, 2009
Katanya 055
Hidup ini tidak boleh sederhana.
Hidup ini harus hebat, kuat, luas, besar dan bermanfaat.
Yang sederhana itu adlh sikapnya.
Sederhanalah,tetapi pastikan bahwa dampaknya tidak sederhana.
Tidak ada apa pun yang bisa disebut hebat, bila tidak hebat dampaknya.
Di puncak semua kesempurnaan, terletak sebuah kesederhanaan.
Tuhan Yang Maha Sempurna itu sangat sederhana cara-cara-Nya, tetapi tidak sederhana dampaknya.
Wacau...
Monday, February 23, 2009
Katanya 054
Jangan batasi kebaikan yang bisa kita lakukan, karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa kita capai.
Cara melihat Rencana Tuhan, itu melihat baiknya, karena jalan-jalan kebaikan itu jalan Tuhan, orang yang berjalan di jalan kebaikan, berjalan bersama Tuhan.
Wacau...
Sunday, February 22, 2009
Katanya 053
Berbahagialah kita yang merasa sudah berada di titik terendah dalam hidup.
Karena kalau kita telah berada di titik terendah, maka tidak ada jalan lain selain ke atas!
Wacau...
Saturday, February 21, 2009
Katanya 052
Mulailah hidup sekarang.
Hari ini, esok pagi, kenakanlah pakaian terindah, yang selama ini kita simpan untuk saat-saat yang penting yang belum datang itu.
Malam ini gunakanlah piring-piring porselen cantik yang kita simpan untuk jamuan-jamuan penting yang belum tentu terjadi itu.
Wacau...
Friday, February 20, 2009
Katanya 051
Jangan pernah mengatakan tidak akan pernah lagi.
Memang akan ada hal-hal yang kita janjikan kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah kita lakukan lagi.
Tetapi kesungguhan itu seyogyanya ditetapkan untuk hal-hal yang hanya akan mendatangkan keburukan.
Kita sering membatasi kemungkinan pencapaian kualitas hidup yang baik, karena kita membatasi hal-hal yang akan kita lakukan, atau mengesampingkan orang-orang tertentu dari rencana-rencana kita.
Padahal, segala sesuatu masih bisa berubah.
Yang dulunya menyakitkan, bisa saja sekarang adalah hal termanis yang bisa kita dapatkan.
Atau yang selama ini sangat kita percayai, bisa saja nanti menjadi sumber dari kelalaian terbesar kita.
Wacau...
Thursday, February 19, 2009
Katanya 050
Rahasia untuk merubah apapun; adalah dengan menerimanya saja; begitu menerima, saat itu kita sdh membuka pintu perubahan.
Perubahan bukanlah sesuatu yang kita lakukan, tapi sesuatu yang kita terima.
Ketenangan pikiran tidak datang dari keinginan untuk merubah (orang, situasi, kondisi), tetapi datang dengan menerima semua itu APA ADANYA.
Wacau...
Wednesday, February 18, 2009
Katanya 049
Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan.
Sedikit kita yang melihat dengan mata kita sendiri dan merasakan dengan hati kita sendiri.
Wacau...
Tuesday, February 17, 2009
Katanya 048
Kita yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik.
Dan kita yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.
Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya.
Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.
Wacau...
Monday, February 16, 2009
Katanya 047
Sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang ibarat kepala dari suatu tubuh.
Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk.
Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur.
Wacau...
Sunday, February 15, 2009
Katanya 046
Rahmat Tuhan sering datang kepada kita dlm bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan; tetapi kalau kita sabar, kita segera akan melihat bentuk aslinya.
Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan kita tidak menyadari betapa dekatnya kita dengan keberhasilan saat kita menyerah.
Wacau...
Saturday, February 14, 2009
Katanya 045
Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang.
Jika memulai sekarang, tahun depan kita akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan kita tak akan mengetahui masa depan jika kita menunggu-nunggu.
Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja.
Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi.
Orang-orang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.
Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik.
Wacau...
Friday, February 13, 2009
Katanya 044
Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.
Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu.
Wacau...
Thursday, February 12, 2009
Katanya 043
Orang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.
Berbuatlah kebaikan, dan jangan pernah meremehkannya sedikitpun.
Sebab, kecilnya adalah besar dan sedikitnya adalah banyak.
Karena bagi kebaikan dan keburukan ada pemiliknya masing-masing.
Yakinkan bahwa kitalah yang pantas melakukannya.
Wacau...
Wednesday, February 11, 2009
Katanya 042
Kebesaran kita tidak terlihat ketika kita berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika kita berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
Wacau...
Tuesday, February 10, 2009
Katanya 041
Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang yang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.
Tetapi doa kita jarang dikabulkan, karena; kita berdoa kepada yang tidak kita kenali, dan kita memohon apa yang tidak kita pahami.
Wacau...
Monday, February 9, 2009
Katanya 040
Bila kita mengisi hati dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tidak memiliki hari ini untuk disyukuri.
Kenali jalan-jalan kebaikan. agar kita tidak berdoa dengan sesuatu yang kita sangka menyelamatkan padahal sebaliknya.
Wacau...
Sunday, February 8, 2009
Katanya 039
Ketika kita kehilangan uang, kita kehilangan banyak;
Ketika kita kehilangan seorang teman, kita kehilangan lebih banyak;
Ketika kita kehilangan keyakinan, kita kehilangan semuanya.
Wacau...
Saturday, February 7, 2009
Katanya 038
Pikiran yang besar, membicarakan ide-ide;
Pikiran yang rata-rata, membicarakan kejadian-kejadian;
Dan pikiran yang kerdil, membicarakan orang-orang.
Wacau...
Friday, February 6, 2009
Katanya 037
Jika sebentuk keburukan bergerak dan tidak tampak wujudnya, maka ia akan menyebabkan ketakutan.
Dan jika tampak wujudnya, maka ia akan menyebabkan kesakitan.
Jika sebentuk kebaikan begerak dan tidak tampak wujudnya, maka ia akan menyebabkan kegembiraan.
Dan jika tampak wujudnya, maka ia akan menyebabkan kenikmatan.
Wacau...
Thursday, February 5, 2009
Katanya 036
Tugas kita bukan untuk memastikan keberhasilan.
Tugas kita hanya untuk memastikan bahwa kita mencoba, karena semua kesempatan untuk menang ada dalam upaya.
Wacau...
Wednesday, February 4, 2009
Katanya 035
Jika Tuhan saja malu untuk tidak mengabulkan doa.
Mengapa kita tidak pernah malu ketika berbuat tidak baik dihadapanNya?
Tingkatkan kemampuan dalam membedakan yang baik dan buruk, dengan ilmu.
Tidak ada yang tidak pantas untuk dipelajari, kata tidak pantas hanya berlaku untuk sikap dan perbuatan.
Hilangkan keraguan untuk mempelajari sesuatu.
Karena pikiran itu seperti parasut, berguna jika terbuka.
Sesungguhnya tiada yang dapat menjauhkan diri kita dengan Tuhan, termasuk ilmu; selain dari diri kita sendiri.
Wacau...
Tuesday, February 3, 2009
Katanya 034
Jangan berharap lebih mudah, berharaplah kita semakin baik.
Jangan berharap lebih sedikit persoalan, berharaplah lebih banyak ketrampilan.
Jangan berharap lebih sedikit tantangan, berharaplah lebih banyak kebijakan.
Wacau...
Monday, February 2, 2009
Katanya 033
Pahamilah bahwa berdoa itu bukan meminta, berdoa adalah proses mencintai.
Bukan mencintai apa yang kita doakan, tetapi mencintai kepada Siapa kita berdoa.
Yang diminta dalam doa-doa kita merupakan alasan agar kita berdoa.
Dan suksesnya kita berdoa adalah dengan bertambahnya cinta kita kepada Siapa kita berdoa.
Bukan kepada apa yang kita minta dalam doa.
Wacau...
Sunday, February 1, 2009
Katanya 032
Tidak ada kebersamaan yang membosankan, bila kita membangun ketertarikan yang kuat dalam kebersamaan itu, sekuat ketertarikan yang awalnya dulu menyebabkan kita memutuskan untuk terikat dalam sebuah kebersamaan.
Wacau...
Saturday, January 31, 2009
Katanya 031
Jika kita ingin mengundang perhatian dunia, lakukanlah hal-hal biasa dengan cara yang luarbiasa.
Melakukan hal-hal yang tidak biasa membuat kita aneh atau dilihat melakukan hal-hal yang beresiko.
Tetapi bila kita melakukan hal-hal biasa yang sudah diterima orang, yang sudah dilihat orang sebagai sesuatu yang bisa diterima tetapi dengan kualitas cara yang berbeda maka kita akan mengundang perhatian.
Orang-orang yang melakukan hal-hal biasa dengan cara tidak biasa, akan dibayar dengan tidak biasa pula.
Dan sebetulnya jika diperhatikan, tidak ada dalam hidup ini yang luarbiasa kecuali dilakukan dengan cara-cara yang luarbiasa.
Wacau...
Friday, January 30, 2009
Katanya 030
Kita harus melakukan perubahan kita sendiri.
Waktu hanya menjadikan sebagian besar dari kita menua, tetapi belum tentu menjadikan kita lebih bijak.
Nilai dari waktu hanyalah sebanding dengan pengunaannya. Bila kita gunakan, kita akan diuntungkan; bila tidak maka apakah waktu akan peduli?
Tidak ada harga yang bisa ditetapkan atas waktu dan kita tidak harus membelinya, tetapi waktu itu sangat berharga.
Waktu itu bukalah milik kita, kita tdk dapat menyimpannya, tetapi kita dapat mengunakannya untuk keuntungan kita.
Bila kita tidak menggunakanya, mungkin tidak akan langsung terlihat kerugian kita, tetapi waktu juga yang akan menunjukkan kepada kita semua kebaikan yg seharusnya menjadi hak kita.
Wacau...
Thursday, January 29, 2009
Katanya 029
Life ends; when you stop Dreaming,
Hope ends; when you stop Believing,
Love ends; when you stop Caring,
And Friendship ends; when you stop Sharing...!!!
Wacau...
Wednesday, January 28, 2009
Katanya 028
Kualitas penggunaan pikiran lebih penting daripada kualitas pikiran.
Maka yakinilah bahwa semakin utuh dan semakin berkualitas penggunaan dari pikiran kita, akan semakin besar kesempatan kita untuk mencapai tujuan-tujuan kita.
Pandanglah keberhasilan orang lain sebagai kemungkinan=kemungkinan cemerlang untuk kita, dengannya kita akan termotivasi untuk meraih keberhasilan seperti mereka bahkan lebih.
Wacau...
Tuesday, January 27, 2009
Katanya 027
Hati-hati dengan kesenangan kecil yang tidak berguna, karena itu akan merampas waktu dan tenaga kita dari mengerjakan hal-hal besar yang penting bagi keberhasilan.
Kita dapat mengubah hidup dengan mengubah yang kita kerjakan.
Kita dapat meningkatkan kualitas hidup dengan meningkatkan kualitas cara-cara kita.
Wacau...
Monday, January 26, 2009
Katanya 026
Dalam hubungannya dengan Tuhan, hidup adalah kewajiban.
Keinginan dalam hidup adalah sejumlah kewajiban yang mesti diurai menjadi tugas-tugas kecil yang biasa kita kenal dengan berdoa dan berusaha.
Karenanya menerima dan bersyukur pun adalah kewajiban.
Artinya hidup ini hanya berisi kewajiban tanpa hak.
Jika tidak, mengapa kita tidak mampu membuat matahari tenggelam 1 detik lebih lama?
Wacau...
Sunday, January 25, 2009
Katanya 025
Sebaik apapun kita nyanyikan lagu, merdu-sumbangnya tentulah dari yang mendengarkan.
Rangkul-lah kritik, terlepas itu datang dari si bijak atau si dungu.
Sebuah kata tidak pernah akan diucapkan tanpa bermakna bagi yang mendengarnya.
Wacau...
Saturday, January 24, 2009
Katanya 024
Segala hal dan peristiwa dalam ruang dan waktu,
Benda-benda yang sekarang mengelilingi kita serta ingatan akan hal-hal yang baru terjadi.
Semuanya mengungkapkan DIMANA kita berada, bukan KEMANA kita menuju.
Wacau...
Friday, January 23, 2009
Katanya 023
Selama kita masih bisa marah, berarti ada pelajaran yang harus kita pelajari.
Selama kita masih menemukan kesulitan, berarti ada sesuatu yang terlewatkan.
Siapa dan apapun yang menyiksa kita; melecehkan, membingungkan, menyedihkan; adalah seorang guru.
Bukan karena mereka bijaksana, tetapi karena kita berusaha menjadi bijaksana.
Wacau...
Thursday, January 22, 2009
Katanya 022
Yang menghormati orang kaya yang tidak jujur, selalu adalah orang yang mengharapkan pembagian dari harta yang tidak jujur itu.
Tetapi, orang miskin yang jujur, bahkan-juga yang kaya & jujur, selalu menerima aliran doa dari hati yang tak terhitung jumlahnya.
Wacau...
Wednesday, January 21, 2009
Katanya 021
Bila kita telah membiasakan diri dengan jalan2 yang tulus dan ikhlas.
Kita berbahagia menemukan diri kita berada dalam pergaulan yang jujur.
Tetapi jika kita telah mengabaikan kejujuran, akan ada perasaan terbuang dan terendahkan yang menggeliat di dada. Kejujuran adalah citra terbaik.
Perhatikan bahwa yang sebetulnya kita hormati adalah orang jujur yang pandai, bukan orang pandai yang jujur.
Karena, hormat kita akan hilang bila terbukti seorang pandai itu tidak jujur.
Tetapi, kekurangan apa pun pada pribadi yang jujur, tidak akan menghapus hormat kita kpdnya, apalagi bila dia memiliki kelebihan yang penting bagi kebaikan orang lain.
Wacau...
Tuesday, January 20, 2009
Katanya 020
Monday, January 19, 2009
Katanya 019
KEGAGALAN adalah penipu dengan ironi dan kelicikan yang luar biasa.
KEGAGALAN senang sekali menjegal kita ketika sukses hampir terjangkau.
Dan sebaliknya
KESEMPATAN ternyata memiliki kebiasaan yang LICIK, menyelinap lewat pintu belakang,
dan kerap sekali datang menyamar dalam bentuk KEMALANGAN, atau KEKALAHAN SEMENTARA.
Wacau...
Sunday, January 18, 2009
Katanya 018
Nyatakan tujuan kita setidaknya dengan berani; kepada Tuhan & kepada diri sendiri.
Lakukan saja yang mampu dilakukan dengan sebaik-baiknya saat ini.
Just do it...
Jangan menduga-duga, serahkan hasilnya kepada Tuhan.
Boleh jadi yang akan diberiNya lebih besar dari dugaan kita.
Sisanya hanya soal waktu.
Dia tahu kapan memberikan yang paling baik untuk kita.
Wacau...
Saturday, January 17, 2009
Katanya 017
Orang yang tidak ahli mengharuskan kepada dirinya, maka orang lain yang akan mengharuskan kepadanya.
Hanya seorang yang takut yang bisa bertindak berani.
Tanpa rasa takut itu, tidak ada apapun yang bisa disebut berani.
Berani hidup tak takut mati
Takut mati jgn hidup
Takut hidup mati saja
Wacau...
Friday, January 16, 2009
Katanya 016
Keberhasilan hanya dapat dicapai melalui jalan-jalan kebaikan.
Jalan-jalan kebaikan itulah jalan Tuhan, berarti orang yang melakukan kebaikan pastilah jalan bersama Tuhan, sehingga keberhasilan akan menjadi bagiannya.
Formulanya adalah: saya + Tuhan = cukup
Wacau...
Thursday, January 15, 2009
Katanya 015
Kesulitan atau masalah harus diselesaikan untuk dapat naik.
Tidak ada masalah yang bukan merupakan batu pijakan.
Maka perbaikilah penampilan kualitas kita.
Being good is not enough, you have to be better, much much better.
Wacau...
Wednesday, January 14, 2009
Katanya 014
Jangan pernah salahkan orang lain atas kegagalan kita.
Focus lebih kuat untuk mencapai keberhasilan dengan melakukan pekerjaan kita dengan baik sekali lalu mohon kpd Tuhan agar Beliau mencukupkan sekecil-kecilnya kemampuan kita dalam menyelesaikan sebesar-besarnya tugas kita; karena ada kepantasan yang mendahului keberhasilan kita.
Wacau...
Tuesday, January 13, 2009
Katanya 013
Sukses artinya pas atau sesuai.
Urut-urutannya :
- Tidak ada rencana Tuhan kecuali untuk memuliakan kita.
- Kalau kita belum tahu, Tuhan akan memberi tahu yaitu menunjukkan kepada kita melalui pelajaran-pelajaran dalam kehidupan.
- Kalau salah akan dibetulkan melalui peringatan.
Sayang sekali sedikit orang yang mau sungguh-sungguh berserah kepada Tuhan.
Wacau...
Monday, January 12, 2009
Katanya 012
Jika ingin damai, kita harus tegar.
Jangan terlalu takut salah, karena lebih baik salah keras daripada benar tapi tidak terdengar.
Kita yang ramah terhadap kemungkinan salah jauh lebih mudah untuk mendekati yang benar.
Wacau...
Sunday, January 11, 2009
Katanya 011
Salah satu penyebab ketidak-bahagiaan adalah :
Kecenderungan untuk membuat rumit pada sesuatu yang semestinya sederhana.
Jika ingin berbahagia, kita perlu untuk menyederhanakan masalah yang sulit dan bukan malah sebaliknya.
Wacau...
Saturday, January 10, 2009
Katanya 010
Apakah kita bahagia dulu baru sukses ataukah sukses dulu baru berbahagia?
Kebahagiaan adalah masalah keputusan.
Tidak bahagia bukanlah karena kurang memiliki melainkan karena kurang tegas dalam memutuskan.
Wacau...
Friday, January 9, 2009
Katanya 009
Kehidupan bisa disebut hebat bila banyak diisi dengan kata kerja.
Orang yang hebat adalah orang yang bergembira karena menggembirakan dirinya, bukannya menunggu untuk digembirakan...
Jadi, orang perlu untuk senantiasa menggembirakan dirinya.
Wacau...
Thursday, January 8, 2009
Katanya 008
Pribadi yang bersungguh-sungguh untuk secara teratur berlaku benar, adalah pribadi yang setia kepada yang benar.
Integritas merupakan kesetiaan kepada yang benar.
Integritas adalah disiplin yang paling penting bagi pencapaian kesejahteraan, kebahagiaan dan kecemerlangan karir dan kehidupan pribadi kita.
Wacau...
Wednesday, January 7, 2009
Katanya 007
Mengapa kita sering menggunakan yang belum dimiliki sebagai syarat untuk mencapai yang ingin dimiliki?
Ketidak bahagiaan cenderung dikarenakan kita terlalu fokus dan memikirkan pada apa yang belum kt miliki, sehingga kita lupa akan apa yang telah ada pada kita dan lupa untuk bersyukur pada Yang Maha Kuasa.
Bersyukurlah akan apa yang kita miliki maka kebahagiaan akan menghampiri.
Jangan berupaya menjelaskan mengapa kita tidak mencapai yang belum kita capai.
Bekerjalah untuk mencapai yang telah jelas bagi kita.
Maka, mulailah keberhasilan dari mana pun kita berada.
Wacau...
Tuesday, January 6, 2009
Katanya 006
Jangan menakar impian sesuai dengan pendapatan kita.
Orientasikan pendapatan yang sesuai dengan ukuran impian kita.
Cukupkanlah persiapan, karena sebetulnya kita sudah memiliki semua yang dbutuhkan untuk berhasil.
Wacau...
Monday, January 5, 2009
Katanya 005
Tetapkan tujuan, anggap hambatan sebagai godaan.
Mohonkan perlindunganNya dengan segera.
Jangan alihkan focus kepada apapun, selain dari tujuan kita.
Wacau...
Sunday, January 4, 2009
Katanya 004
Ketika keinginan akan sesuatu hadir di dalam diri; Berdoalah, selanjutnya (setidaknya dengan berani) lakukan yang terbaik apa yang mampu kita lakukan, saat ini disini.
Walaupun itu hanya sebentuk niat yang baik.
Wacau...
Saturday, January 3, 2009
Katanya 003
Kebahagiaan itu sederhana.
Kebahagiaan artinya tidak adanya kekhawatiran dan ketakutan, karena satu-satunya takut yang diijinkan adalah takut kepada Tuhan.
Kebahagiaan adalah kegembiraan dalam rasa damai yang penuh kesyukuran.
Kehidupan ini menjadi sangat indah bagi mereka yang menginginkan apapun yang telah mereka miliki, itulah bersyukur yang sejati.
Hati kita adalah sebuah cawan yang dengan perlahan atau cepat; selalu diisi oleh kehidupan ini, dengan kita sadari atau tidak, dengan persetujuan kita atau tidak.
Maka pastikanlah kita mengisi hati dengan kecintaan dan keindahan.
Wacau...
Friday, January 2, 2009
Katanya 002
Kalau kita tidak bisa menjadi yang bukan kita, maka jadikanlah kita yang BAIK, yang punya potensi untuk menghasilkan lebih.
Sadari bahwa kita tidak bisa menjadi sesuatu yang BESAR tanpa punya BIBIT untuk itu.
Mulailah kehidupan dari apa yg kita yakini, karena apapun yang kita yakini, hasilnya akan seperti yang kita yakini.
Apapun yang kita yakini, itu merupakan KEKUATAN kita.
Wacau...
Thursday, January 1, 2009
Panggilan Itu...
Keinginan yang senantiasa hadir dalam kehidupan kita merupakan panggilan Tuhan kepada hambaNya, Karena Tuhan lah Yang meletakkan keinginan itu di dalam diri kita, tiada lain dan jelas keinginan itu yang baik. Sepantasnyalah sikap kita sebagai hamba yang baik adalah memenuhi panggilanNya.
Namun sayangnya tidak jarang kita menolak panggilanNya, merespon keinginan itu dengan sederet kalimat pertama; "mana mungkin ?" atau "apa bisa ?", merupakan penolakan kita terhadap panggilanNya. Padahal Tuhan sudah menganjurkan kita untuk tidak berputus asa terhadap rahmatNya bahkan jangan pernah berprasangka buruk kepadaNya. Karenanya jangan pernah kita membatasi panggilan Tuhan, sudah sifatNya Maha Berkehendak terhadap siapa dan apapun.
Jika diibaratkan; Keinginan itu adalah sebuah 'buku tugas' dengan jumlah halaman tertentu, maka lembar-lembar buku itu adalah tugas-tugas harian yang mestinya kita lakukan. Tugas-tugas harian yang sederhana, hanya perlu dilakukan perhari dengan sepenuh hati.
Bukalah halaman pertama 'buku tugas' kita dengan niat yang baik, kemudian Tuhan akan segera merespon dengan pertanyaan "what next ?" Kita lanjutkan ke halaman selanjutnya dengan tugas kita berikutnya berupa doa. Tuhan pun akan bertanya lagi "what next ?" Kita sambut dengan tugas berikutnya; "do the best what we can do, right here right now". Itulah tugas harian kita disamping bersyukur dan bersabar penuh harap kepadaNya. Begitu selanjutnya, lembar per lembar.
Jangan pernah menduga-duga, apalagi mencampuri urusan Tuhan. Tuhan akan memberikan jalan dari yang tidak diduga-duga dan boleh jadi dugaan kita lebih kecil dari rencanaNya. Ingatlah selalu bahwa Tuhan beserta prasangka hambaNya, Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Sehingga tidak perlu juga kita persoalkan jumlah halaman 'buku tugas' kita, karena Tuhan tahu sebatas mana kemampuan kita.
Sebuah 'buku tugas' bukan selesai ketika seluruh lembar halamannya sudah kita buka dan baca. Tugas kita selesai ketika kita menyelesaikan lembaran tugas hari ini, cukup dan selesai. Karena kita tidak pernah tahu esok atau lusa apakah kita masih hidup untuk menyelesaikan seluruh lembar halaman yang tersisa. Jadi pastikan, selesaikan tugas hari ini dengan sebaik yang kita mampu lakukan hari ini, boleh jadi ini hari terakhir kita hidup. Tetapi jangan khawatir; setelah kita upayakan tugas dengan kemampuan terbaik, dengan rahmatNya Tuhan lah Yang akan menyempurnakan seluruh tugas kita.
Kita hanya perlu konsisten melakukan lembaran tugas harian dengan sebaik-baiknya. Tentu saja, semakin baik dan cepat kita melaksanakannya, semakin cepat pula sebuah 'buku tugas' selesai. Jika sebuah 'buku tugas' selesai dengan kualitas penyelesaian terbaik, maka Tuhan akan memanggil kita dengan 'buku tugas' baru yang jauh lebih bernilai dalam pandanganNya. Artinya jika kita selalu mau meningkatkan kualitas, kita semestinya lebih baik dari kemarin dan esok semestinya lebih baik dari hari ini.
Ukuran kualitas penyelesaian tugas-tugas kita adalah dampak manfaatnya. Semakin besar dampak manfaat yang dihasilkan, semakin baik kualitas kita. Dan dengan kasihNya, Tuhan selalu memberikan hadiah berupa kebahagiaan sebesar kualitas yang kita hasilkan. Jadi, tingkatkan saja ukuran kualitas, pasti kebahagiaan seukuran itu pula menghampiri kita.
Jauhi kebiasaan buruk, menilai kualitas orang lain dengan ukuran 'buku tugas' nya. Tuhan sudah menciptakan kita untuk berbeda, namun dengan cara itu pula Tuhan memberikan rahmatNya. Akhirnya, mari kita selesaikan semua tugas-tugas kita dengan cara terbaik dan semakin baik. Walaupun isi 'buku tugas' kita hanya untuk menyelamatkan seekor nyamuk.
Selamat bertugas...
Polemik Poligami
Bicara soal poligami adalah kontraversi. Dlm sudut pandang tertentu jg membicarakan sesuatu hal yg sensitif. Sensitif krn memang yg muncul adalah keberpihakan kuat thdp gender tertentu. Hal2 diluar jangkauan nalar manusia secara umum, akan menjadi sensitif jika dibicarakan. Sensitif krn memang memiliki dasar pemikiran dan teknik berpikir yg berbeda, sehingga tolok ukur yg terbangunpun tdk sama. RUU porno2an yg pernah hangat dbicarakan dpt dijadikan contohnya. Dalam tuntunan agama, tdk ada hal yg sensitif utk diutarakan jika memang itu haq. Tuhan hanya memberikan rambu utk hal2 yang 'menurutNya' diluar jangkauan manusia, seperti bahasan ttg zatNya.
Kemudian apa yg menyebabkan wacana poligami begitu peka utk diutarakan? Apakah pertanyaan ini akan terjawab dgn baik dan tuntas? Jawabannya amat bergantung pada apa yg kt pahami ttg ke'poligami'an sejauh ini, dan perlu diketahui, hal ini amat beragam.
Kita sering salah dalam menentukan sudut pandang yg tepat utk suatu persoalan. Kita terjebak dalam situs batasan yg kita buat sendiri. Gender tertentu 'merasa' menjadi obyek ke'poligami'an dan yg lain 'merasa' menjadi subyeknya, sehingga tanpa sadar kita memaksakan sesuatu yg tidak perlu kpd alam pikiran kita, memaksakan untuk memilih 'salah/benar' terhadap suatu persoalan/pokok bahasan.
Dalam firmanNya dikatakan, 'Apa yg menurutmu baik belum tentu baik menurutKu' dan demikian sebaliknya. Orang bijak bersabda, 'Jika ragu terhadap sesuatu maka tinggalkanlah','Sebaik baik manusia adalah yg lebih banyak manfaatnya bg manusia lain'. Artinya adalah bahwa tuntunan agama termasuk poligami di dlmnya bukan sekedar menentukan halal haram, benar atau salahnya sesuatu; ada parameter penting lain yg luput, yaitu mempertimbangkan dgn seksama manfaat/mudharat nya suatu persoalan dalam pandanganNya. Sehingga dapatlah disarankan dgn bijak:
Bagi yg merasa menjadi subyek ke'poligami'an, hendaknya jg mempertimbangkan dalam2 manakah yg lebih banyak, manfaat/mudharat untuk mengambil opsi dari Nya ini. Demikianpun bagi yg merasa menjadi obyek ke'poligami'an, hendaknya mempertimbangkan dalam2 manakah yg lebih banyak, manfaat/mudharat untuk menolak opsi dari Nya ini. Sekali lagi, manfaat/mudharat menurut pandanganNya.
Dengan tidak hanya berpikir soal halal-haram, boleh-tidak, suka-tidak kita dapat lebih bijak memahami pilihan yg diberikan Nya kepada umat manusia dan mengapa pilihan ini ditawarkan kepada kita manusia.
Wacau...
Motivasi
Kiamat sudah dekat
Cerita soal roker tobat
Anak gaul yg inget aherat
Sungguh2 belajar shalat
Sayang kyknya udah tamat
Jilid keduanya muncul di tipi
Bocah2 ingusan yg percaya diri
Nggak minder wlp rendah hati
Pdhal nyokapnya tukang cuci
Malah ikut bantu2 jualan nasi
Dgn biaya sedikit
Di rumah kontrakan yg sempit
Msh bs punya cita2 setinggi langit
Biar miskin tp nggak pelit
Ikhlas wlp hidup hrs irit
Banyak soal & hambatan
Tetap tegar m'bangun harapan
Saprol roker & Kipli juragan
Tampilan bagus yg bawa pesan
Jangan berhenti m'cari rahmat Tuhan
Wacau...
Katanya 001
Apapun yang dialami;
Yang apabila itu terjadi dlm KARIR maka itu KARIR yang BAIK,
Yang apabila itu terjadi dalam BISNIS maka itu BISNIS yang BAIK,
Yang apabila itu terjadi dalam HUBUNGAN dengan orang lain maka itu HUBUNGAN dengan orang lain yang BAIK, cermati 4 hal, yaitu :
1. Kita berbahagia ketika melakukannya.
2. Yang kita lakukan MUDAH.
3. Kita dikenali dengan Baik sekali.
4. Kita mengerti bahwa kita melakukan yang benar ditempat yang benar sehingga kalaupun jatuh, maka jatuhnya pun ke DEPAN.
Wacau...
Cerita tanpa judul
Jangan pada marah ya. Ini cuma cerita BADUT jaman TURBO LOVER yang mau nyari TEMAN TAPI MESRA, agak2 BREAKING THE LAW kayak ILLEGAL ALIEN dikit lah.
SO SAD TO SAY, tidak SEPERTI YANG KAU MINTA sih... Tapi Wlpn BUKAN PUJANGGA, SEMUA BISA BILANG, ADA APA DENGANMU wahai PECINTA WANITA yg SEDANG INGIN BERCINTA spt kebanyakan LELAKI BUAYA DARAT yg SO WAT GITU LOH.
Ngerti kok waktu itu maunya SHE WILL BE LOVED, banyak KENANGAN TERINDAH jaman2nya OEMAR BAKRIE yg bikin doi TERPESONA, tp yang doi butuhkan SANDARAN HATI, ungkapan JUST TAKE MY HEART. Bukan NALURI LELAKI nya si BENTO yang ada tiap SABTU MINGGU doang, itupun tidak SEPENUH HATI.
Waktu itu CERITA CINTA yang TAK SEBEBAS MERPATI, bikin doi berani bilang KEPASTIAN YANG KUTUNGGU. Abisan Cuma dkasih JANJI, YOU'RE THE INSPIRATION lah, SATU JAM SAJA lah, ESOKKAN MASIH ADA lah. Pokoke NOTHING GONNA CHANGE MY LOVE FOR YOU dah.
Inget juga bisik2 waktu itu, JANGAN BILANG SIAPA2 SEKALI INI SAJA kalo ada FIRASAT cinta doi cuma DUST IN THE WIND. Emang sih doi sering ngasih SENYUM MEMBAWA LUKA, dari BENANG BIRU sampe TENDA BIRU. PAIN MY LOVE. ASTAGA…
Ikhlasin aja, LET IT BE, gpplah HILANG PERMATAKU; tinggal bilang SELAMAT JALAN KEKASIH. Sadari kalo smuanya MISTERI ILAHI mirip deh sama cerita SEPHIA atawa SITI NURBAYA, ya LOVE GAMES gitu. JUMP kemana2 jg sama, HOTEL CALIFORNIA, NEW YORK RIO TOKYO, AFRICA ya gitu. Mau bilang SHOW ME THE MEANING ampe MORE THAN WORDS jg tetep ASEREJE maksude same aje, LOST IN LOVE.
Pegang erat SAKURA DALAM PELUKAN nyalain LILIN2 KECIL di hati, sambil minum KOPI DANGDUT , kita KIDUNG kan, SAMPAI MATI doi STILL FRIEND OF MINE. Indah kan? Seperti NAIK DELMAN sembari liat PELANGI2 atawa BINTANG KEJORA.
Emang HARD TO SAY I'M SORRY AFTER THE LOVE IS GONE, tp kt kudu inget jgn TERLENA sama MANUK DADALI yg kerjaannye Cuma KISSES IN THE MOONLIGHT, idup g bisa FOREVER YOUNG ntar kena HOME BY THE SEA lho, maksude tsunami.
AFTER ALL, supaya gampang KNOCKIN' ON HEAVEN'S DOOR (say HELLO sama PINTU SORGA), nggak peduli SOLDIER OF FORTUNE, HONKY TONK WOMAN atawa MANUSIA SETENGAH DEWA tetep JAGALAH HATI. Kita kudu banyak TOMBO ATI DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH. ASTAGHFIRULLAH…
DENPASAR MOON, ON BROADWAY
Tgl nya lupa, yg jelas bukan SUMMER '69
Wacau...
Edu 001
Aqidah;
Secara etimologi : 'perbuatan hati, yaitu kepercayaan hati & pembenarannya kpd sesuatu'
Secara syara' : 'Rukun Iman', terbagi 2; I'tiqadiyah (ashliyah/pokok agama) & Amaliah (far'iyah/cabang agama).
Amaliah: yg berhubungan dgn tata cara amal / prosesi ibadah.
I'tiqadiyah: hal2 yg tdk berhubungan dg tata cara amal; misalnya kepercayaan kpd Allah.
Clue dlm Quran:
- Kunci2 ke'ghaib'an hanya milik Allah, (Qs. al-An'am:59, an-Naml:65, al-Jin:26)
- Allah tdk perlu dicari, (Qs. al-Baqarah:115,186, al-Hadid:4, at-Taubah:40, Qaf:16)
- Allah telah memperkenalkan diriNya, (Qs. al-Hasr : 22-24)
- Mengenai ruh, (Qs. al-Israa' : 85)
- Sekilas info penting;
al-Baqarah : 177, al-Kahfi : 110, al-Baqarah : 185, al-A'raf : 3, at-Taubah : 105
- Bingung? hrs gmn? (Qs. an-Nisa' : 59, an-Nisa' : 80, an-Nur : 56, al-Ahzab : 21, al-Jatsiyyah : 20, al-Anfal : 29)
Semoga bermanfaat.
Wacau...
Cinta?
Utk yg g suka disebut tanggung jwb
Utk yg playboy/girl dsebut cocooan
Utk yg matre dsebut bisnisan
Utk yg blon ngrasain dsebut impian
Utk yg demen 'nambah' dsebut ttm/stmj
Utk yg 'kdoyanan' dsebut 'jajanan'
Utk yg kpaksa dsebut p'deritaan
Utk yg tau artinya dsebut takdir
Cinta kyknya soal perasaan. Rasa 'gimana... gt', soalnya beda banget sm rasa2 laen nya.
Ada ke'asinan' utk yg t'll asin, ada ke'manisan' utk yg t'll manis, bgt jg ke'paitan', ke'aseman' dsb.
Tp utk cinta, kt cm bs bilang 'mabuk cinta', 'cinta itu buta' dsb.
Itulah bukti kl cinta itu indah. Indah krn mmg dberi 'langsung' dr 'Tangan Tuhan'.
Saking indahnya, ya itu... Kt sering pake istilah ini utk hal2 yg 'kurang tepat'. Cinta sm anak/ortu dg cinta sm pasangan idup kan jelas beda.
Cinta kyknya pembungkus/isolator nafsu terbaik; tdk spt isolator lain yg bernama 'sabar', cinta jauh lebih populer.
Ibarat kabel, nafsu kl g dbungkus bs nyetrum. Nafsu dlm hal ini adlh komponen hewani yg dperlukan manusia utk reproduksi. Tanpa isolator, kt g beda sm kebo. Kan ada istilahnya, kumpul kebo.
(Ksian tuh kebo, yg kumpul siapa yg dtuduh siapa. Jd kambing hitam deh. Nah kan... jd ksian jg ya sm kambing).
Sbg isolator, cinta terkadang akan b'fungsi baik jika kt mau menunggu.
Wlpun kpe2t mau ambil keputusan, kt g bs buru2; drpd sembrono, kt milih g cepet2. Skalipun kt mau cepet nemuin org yg kt cintain, kt g mau kehilangan jati diri. Belon lg kl kt mau dicintain, kt hrs belajar dl mencintai.
Sampe ada yg blg: 'Mending nunggu org yg kt pengenin, drpd milih apa yg ada. Mending nunggu org yg kt cinta, drpd puas dgn apa yg ada.
Mending nunggu org yg tepat, soalnya idup ini klewat singkat utk djlnin sm pilihan yg salah.'
Bener/tdk nya ungkapan tsb ya t'gantung kt. Yg jelas menunggu punya tujuan yg mulia dan misterius.
Bunga tdk mekar dlm waktu semalam, Roma tdk dibangun dlm sehari, kehidupan dirajut dlm rahim selama 9 bln. Banyak lg hal indah dlm idup perlu waktu yg lama dlm proses p'bentukannya.
Cinta boleh drasa, boleh jd bungkus nafsu dan boleh jg dtunggu.
Tp yg harus d ingat adlh; kehidupan ini berbatas waktu. Demi masa, demi waktu dan bnyk lg sumpah 'Si Pemberi' cinta soal waktu; demikian dlm kitabNya.
Jadi, apakah kt hrs nunggu t'lalu lama utk ngrasain (lg) cinta?
Wacau...
Memori Sahabat
kadang debat
seringnya sih curhat
dari soal yg sehat2
ampe soal doi2 yg sintal2 padat
apapun kt org, buat kita; si doi ttp weh hebat
Pdhal mah jarauh, nya eta di bogor liwat
angger weh krasanya dekat
kieu tah jdna boga akibat:
catur wulan ke catur wulan
tetep ngomongin si pujaan
G inget apa2an
G inget jadwal ulangan
Lupa tgl ama bulan
Lupa jg bayar kos2an
(bkn lupa sih, emang kekurangan, alias blon dpt kiriman)
Lupa, ada yg g klupaan;
ambil jatah (pensiunan) bulanan,
(plgnya mkn kikil d pinggir jalan)
dandan & jaga penampilan...
Sbodo dah org mo liat kt kyk apaan
Waktu itu sih rsnya se jln manunggal(1) kt deh yg plg tampan(2)
(1. itu alamat skolahan
2. G trima protesan)
(punten... pisan)
Plg skolah ngintilin doi ampe merdeka
Ada tuh toko buku nmnya naga mulya
Tempat transitnya anak2 sma
Ada yg emang mo blanja
Ato cm skedar bcanda
Cengar cengir, pdhl duit kgk punya
Buktina udud oge menta
Lucuna...
Pas tau doi aman naek angkot nol dua
nu hijina deui naek jurusan ciampea
kakarak tah bisa lega
Pdhal mereka g blg apa2 juga
Rada aneh kan nya'
Kt denger2 sih itu nmnya cinta
Weswew, edun-gilaaaaaa...
Rasana?
Sori weh, rahasiha...
Ha...ha...ha
Malem2 sering jg kt keluar
yah, skedar nikmatin angin mlm yg segar
Jajan Roti bakar
Atawa mkn mie instan d psr mawar
dapet ide mo tlp doi, malah brebutan kgk sabar
ituloh, tlp umum yg d pinggir jl besar
(Iya atuh... msh di skitar psr mawar)
tapi kbranian jd rada pudar
ketika kt dengar
ada kabar yg beredar
si doi tuh ktnya udah pny pacar
Nah, supaya tetap cenghar
dgn tegar kt simpulin aja, itu blm tentu benar
Blon apa2 nyerah, kan rugi bandar
Pas udah brani, eh nlpnya cm sbentar
Soalnya doi blg pe-er nya blon kelar2
Rayuan & pesona yg mau ditebar
Batal deh digelar
Sedi deuh, urusan cinta jd terlantar
Dasar..... dasar...
Eh...
tapi, sebentar...
Msh ada yg blm jera jg berupaya
Ya itu, msh soal kaum hawa
(Teuteup....lah ya..)
Kasak kusuk dgn sgala daya
(abg tea!)
Dapet sih, nmnya mirip buah pepaya
Ybs d panggil kak... (kl sebut nama bahaya*)
(barina oge barudak nyaho eta teh saha...)
(* bs kjerat uu porno bahasa)
Gile nih, mesra juga
(akhirnya....)
Nah sayangnya...
wkt itu kt kan udah klas tiga
Trus wali kelas kita harita
(tiga pisika es em a lima)
Yg ngajar matematika
Yg sring bilang "jika & hanya jika"
Yg namanya Pak Supriha
Ngasih pringatan g terduga sm kita
"maraneh diajar nu baraleg, ka-em oge bs teu lu2s yeuh..." kitu ceukna
Wah...pan bahaya eta
gue nih yang nulis cerita
g konsen lg sm urusan asmara
Makanya g tau lg gimana
cintanya si buah pepaya
Jd sgini dulu deh ceritanya
(bes on e tru stori in ebout nain tin eigti, e hapened bepore, dediketid tu awer biutipul "BITENZOREH" tawn)
gad bles yu ol lopli(ed) ledis...
(jika & hanya jika timbul reaksi b'lebihan dr yg baca, bakal pnulis cuekin alias kumaha didinya!)
Wacau...