Thursday, May 9, 2013

Cinta Dan Harapan

Bahan baku seluruh penciptaan adalah cinta. Dengan cinta, siapapun menjadi mampu berharap, setia pada kejujuran bahkan mampu bertahan dalam kondisi apapun. Karena dengan cinta lah keyakinan lahir dan tumbuh. Cinta dan harapan adalah keniscayaan. Yang terkadang luput dari kesadaran, bahwa cinta dan harapan mengisi saluran yang berbeda. Cinta merupakan output dan harapan adalah input. Cintailah siapa dan apapun, alirkan cinta yang berasal dari Sang Sumber Cinta. Namun jangan berharap kecuali kepada Sang Sumber Cinta itu sendiri. Karena jika kita berharap kepada selainNya, maka bersiaplah dengan kekecewaan sedalam harapan yang ditanamkan. Impian adalah salah satu manifestasi harapan, bersyukur dan optimis adalah kualitas suatu harapan sekaligus kualitas kehidupan. Gunakan akal dan hati untuk mengurai keinginan yang berisi petunjuk bagaimana mengalirkan cinta dan menarik harapan. Mengalirkan cinta dan menarik harapan memiliki dampak berupa kesedihan maupun kegembiraan, dan semua itupun suatu keniscayaan. Hiasi semuanya dengan cinta. Kesedihan yang dihiasi cinta akan berbuah kesabaran dan kegembiraan yang dihiasi cinta akan berbuah kesyukuran. Selanjutnya sadari bahwa kebenaran tidak bisa dimiliki. Kebenaran hanya bisa disaksikan dan kita berpartisipasi di dalamnya. Impian, harapan maupun keinginan adalah wujud partisipasi itu. Jika belum menyadari semua itu, hiasi juga dengan cinta. Ketidaksadaran yang dihiasi cinta berbuah pengampunan dari Sang Sumber Cinta. Indahnya cinta dan harapan...

No comments:

Post a Comment