Thursday, May 9, 2013
Sadar Kehidupan
Pada awal kejadiannya, manusia secara alamiah/sunnatullah/apapun istilahnya dikenalkan terlebih dahulu dengan alam materi. Kemudian secara bertahap, pun secara alamiah manusia mulai dikenalkan dengan hal-hal keruhanian.
Sehingga disadari atau tidak dalam menjalani hidup, kita bukan hanya membutuhkan hal-hal yang bersifat materi atau kebendaan. Seperti bentukan dasar penciptaan kita sebagai manusia yang meliputi jasmani dan ruhani/lahir dan batin/apapun istilahnya.
Menjamah keruhanian perlu kesadaran, titik awalnya adalah dengan berpikir mendalam/discerning/tafakkur/kontemplasi/apapun istilahnya.
Tetapi tanpa disadari, dikarenakan memasuki keruhanian 'tampak seperti memerlukan upaya yang keras', manusia terbuai dalam keruhanian yang tidak berujung/tidak menapak/di awang-awang/apapun istilahnya.
Kehidupan membutuhkan penuntun untuk membawa pancaran iwa ke dalam tindakan, jalan untuk bertindak dalam kehidupan. Yang membimbing manusia bagaimana membawa kebutuhan ruhani tepat di tengah-tengah kehidupan materi di dunia ini. Mempersembahkan semua tindakan kepada Tuhan dengan bertindak tanpa kemelekatan dan dengan bertindak tanpa melihat diri sebagai pelaku. Kehidupan yang kontemplatif.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment