Thursday, May 9, 2013

Perjalanan Cinta

Berjalanlah seperti orang yang belum pernah pergi kemanapun, tetapi jangan lupa berhenti sebelum terlalu letih untuk menyadari siapa yang telah membuatmu mampu berjalan... Kemudian sertakan perjalananmu dengan cinta, niscaya perjalanan itu dapat berlanjut tanpa letih tanpa batas. Cinta merubah dirimu, kesadaranmu, asalmu, perjalananmu, jalanmu dan tujuanmu menjadi cinta, adakah letih dan batas dalam cinta...? Perjalanan dalam cinta senantiasa dalam naungan kenikmatan. Nikmat menyadari setiap langkah dan jarak yang ditempuh dan nikmat dalam langkah dan jarak itu sendiri. Jika semuanya menjadi nikmat, adakah jenuh dalam kenikmatan...? Berjalan dalam cinta; jelas, terang, dan mendamaikan; tidak membutakan karena gelap atau silau. Langkah cinta adalah langkah keabadian, karenanya cinta tidak mengenal penghianatan, adakah khianat dalam keabadian...?

No comments:

Post a Comment